You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
650 Petugas Kesehatan Dikerahkan di Tempat Pemotongan Hewan
photo Doc - Beritajakarta.id

650 Petugas akan Periksa Daging Hewan Kurban di DKI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 650 petugas kesehatan untuk memeriksa hewan kurban di seluruh tempat pemotongan hewan di lima wilayah termasuk Kepulauan Seribu.

Hari ini saya dapat surat dari Kementerian Pertanian, jadi kemungkinan lebih dari 650 personel yang akan turun saat Hari Raya Idul Adha

650 petugas tersebut terdiri dari 300 petugas dari Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketanahan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, 300 petugas dari Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, dan 50 petugas dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, pihaknya juga akan mendapatkan bantuan petugas dari Kementerian Pertanian untuk memeriksa daging hewan kurban.

DKI Siap Awasi Pemotongan Hewan Kurban di Sekolah

"Hari ini saya dapat surat dari Kementerian Pertanian, jadi kemungkinan lebih dari 650 personel yang akan turun saat Hari Raya Idul Adha," ujarnya, Rabu (16/9).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pemotongan hewan kurban saat Idul Adha boleh dilakukan di tempat selain Rumah Pemotongan Hewan (RPH), asalkan ada petugas Kesehatan yang menjaga dan memeriksa kondisi hewan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6944 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5692 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3774 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1910 personAnita Karyati